22 Januari 2015 | 09:08 wib | Herbal

Bit, Cara Enak Menurunkan Tekanan Darah

image


Bit selain enak dimakan mentah untuk salad, bisa dikonsumsi untuk memperlancar pencernaan dan ampuh membasmi sel tumor dan kanker.

Penampilannya sekilas mitip ubi ungu. Namun setelah diperhatikan, bit memiliki spesifikasi khas. Lonjong atau bulat seperti bengkoang, tetapi berwarna ungu seperti ubi ungu. Bit memang bukan tanaman asli Indonesia. Bit tanaman sejenis umbi-umbian, memiliki tekstur daging buah keras dan kesat seperti wortel.
Pemilik nama Latin Beta vulgaris dari keluarga tanaman Amaranthaceae itu memiliki tinggi antara 1 meter dan 3 meter. Tanaman bit berasal dari Eropa. Pada zaman Napoleon Bonaparte, tumbuhan itu dikenal sebagai penghasil gula. Saat ini tanaman bit telah banyak dijumpai di Asia.
Buah itu memang belum terlalu dikenal masyarakat Indonesia karena belum ada yang membudidayakan. Namun di daerah asal, bit cukup banyak dikonsumsi masyarakat. Bit kaya manfaat  dan sudah lama digunakan masyarakat Romawi kuno sebagai obat tradisional. Kini, banyak sekali penelitian terbaru untuk menguak manfaat nutrisi dan kandungan bit untuk kesehatan.
Pakar herbal dari Semarang, dr Syarif Huda MHKes menuturkan warna merah bit disebabkan oleh gabungan pigmen ungu betasianin dan pigmen kuning betasantin. Warna terang bit menunjukkan jenis umbi itu kaya vitamin C. ''Dalam setiap 100 gram bit terkandung 3,6 mg vitamin C. Itu berarti 4% dari angka kecukupan gizi harian,'' kata  Syarif.
Dia mengemukakan umbi bit mengandung karbohidrat yang mudah diubah menjadi energi dan zat besi. Itu membantu memperlancar aliran oksigen ke otak, sehingga membantu keseimbangan cairan dalam tubuh. Selain itu, bit mengandung beberapa zat lain, antara lain serat, zat besi, kalium, magnesium, betasianin, tripofan, caumarin, vitamin B1, B2. ''Kandungan bit menyeimbangkan kadar basa dan asam, sehingga sangat bagus bagi keseimbangan tubuh kita,'' ucap dia.

Kandungan Asam Folat
Banyak manfaat kesehatan bisa didapat dari bit. Misalnya, menurunkan tekanan darah. Pernyataan itu didukung penelitian di Universitas Queen Mary tahun 2010. Bit merupakan sumber nitrat alami. Ketika dikonsumsi, tubuh mengubahnya menjadi nitrit dan nitrat oksida. Kedua komponen itu membantu melebarkan arteri dan menurunkan tekanan darah.
Bagi ibu hamil, zat asalm folat dalam bit merupakan komponen penting dalam pembentukan sumsum tulang belakang calon bayi dan melindungi dari kondisi seperti spina bifida. Spina bifida adalah kelainan bawaan; sumsum tulang belakang anak tak membentuk sepenuhnya.
Dokter klinik herbal RSI Sulatan Agung itu mengatakan, sebuah studi University of Exeter, Inggris, menunjukkan minum jus bit dapat meningkatkan 16% stamina seseorang karena kandungan nitratnya. Nitrat dikenal dapat meningkatkan penyerapan oksigen oleh tubuh. Studi itu juga menemukan, faktor satu itu bisa juga membantu meningkatkan fungsi otak dan mencegah demensia.
''Kandungan zat besi dalam buah bit membantu pembentukan hemaglutinin dan merupakan bagian dari darah yang berfungsi sebagai transportasi oksigen dan nutrisi ke berbagai bagian tubuh,'' ujar dokter yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Herbal Medik Jawa Tengah itu.
Zat betacyanin dalam buah bit berfungsi sangat penting. Karena, dapat mencegah dan memperlambat kanker. Dalam penelitian ditemukan, betacyanin membantu memperlambat pertumbuhan tumor 12,5% pada pasien dengan kanker payudara dan kanker prostat. Bagi penderita sembelit, kata Syarif, kandungan serat larut yang tinggi dalam buah bit dapat menjadi pencahar. Jadi dapat membersihkan usus besar dari kotoran dan membantu keteraturan dan kemudahan dalam proses buang air besar.
Bisa dibilang bit aman dikonsumsi dan tak ada efek samping yang perlu dikhawatirkan. Namun Syarif mengingatkan mengonsumsi buah bit dalam jumlah banyak sering menyebabkan air urin berubah warna menjadi keruh dan agak kemerahan. Warna urin yang merah itu disebabkan oleh zat betanin dalam buah bit.


Ramuan Obat

1. Anemia
Cuci buah bit, kupas kulitnya, potong dan masukkan dalam blender atau parut, kemudian peras ambil airnya (untuk segelas). Taruh dalam gelas dan siap diminum.

2. Antioksidan
Gunakan 2 buah wortel ukuran sedang, cincang. Bit ukuran sedang, cincang. Du batang selederi lokal atau sebatang selederi impor, 30 gram bayam, dan 4 batang parsley. Semua jus dan segera diminum.

3. Ketombe
Rebus bit dengan sedikit cuka alami (apple cider vinegar). Lalu oles-oleskan dan pijat lembut ke kulit kepala. Biarkan semalaman terbungkus handuk. Keesokan harinya bilaslah dan keramaslah bersih-bersih.

(pitra)

© 2013 Tabloid Cempaka
Jl. Merak 11 Semarang Jawa Tengah. Telp. 3548118. Fax. 3545770
Email: redaksi@tabloidcempaka.com, iklan@tabloidcempaka.com