20 Januari 2016 | 15:22 wib | Gaya

Langgam Cheongsam Modern

image

PERAYAAN Imlek menjadi ajang unjuk busana Cheongsam dari para desainer. Dua desainer muda asal Semarang, Henry Mulyono dan Aldion Soe yang berkolaborasi mendesain Cheongsam ke dalam langgam modern. Merangkum beberapa rancangan busana ke dalam satu tema bertajuk ''Transformasi Cinamon'', duo Henry dan Aldion mengambil inspirasi dari unsur klasik Cheongsam yang dipadukan dengan filosofi ikan koi yang diyakini sebagai lambang keberuntungan. 

Hasilnya? Cheongsam rasa Indonesia. Hal ini bisa dilihat dari pemilihan kain Batik sebagai material utamanya, kemudian ditambahkan  detail bentuk ekor ikan koi pada setiap busana.

Transformasi dari baju klasik menjadi busana masa kini, dan meskipun lintas kultur, namun tidak meninggalkan pakem busana Cheongsam berupa detail kerah Shanghai dan pemakaian kancing yang khas.  Hadirnya rangkaian karya ''Transformasi Cinamon'' ini diharapkan bisa menyuarakan bahwa busana beraroma oriental tidak hanya dipakai oleh orang China saja namun milik semua kultur dan etnis.  

 

 

Busana : Tiara HMas by Henry Mulyono dan Aldion Soe 

Make Up & Hair Do : Henry Mulyono (Johnny Andrean Salon)

Model : Alsa, Clarissa (Totok Shahak Modelling)

Lokasi : Kelenteng Tay Kak Sie Semarang

Foto : Pitra Kurniawan
(unik)

© 2013 Tabloid Cempaka
Jl. Merak 11 Semarang Jawa Tengah. Telp. 3548118. Fax. 3545770
Email: redaksi@tabloidcempaka.com, iklan@tabloidcempaka.com