15 April 2013 | 15:46 wib | Gaya

Lipit Lipat Batik Cantik

image

Kain batik makin tersohor. Tidak cuma bisa dikenakan oleh para ibu-ibu di acara arisan, tapi juga bisa dikenakan oleh para remaja di acara cocktail party. Dua label, MARNITI by Sumarni dan Merry Rusdy, berkolaborasi menciptakan baju kasual dan cocktail dress  yang menawan dari kain kinanti wastra batik Semarang. Teknik cutting, teknik lipat dan lipit kain, serta permainan padu padan dua jenis kain yang berbeda, adalah yang ditonjolkan di sini.

Untuk Anda yang dinamis, ada kain batik bernuansa biru gelap dan beraksen resleting jaket yang dipadukan dengan blus linen putih yang berdesain lengan setali. Kemudian ada pula permainan ploi di bagian lengan dan leher bernuansa merah menyala yang dipadukan dengan kain batik bernuansa biru donker yang menguatkan kesan manis juga feminin.

Untuk kemeja pria, tak banyak aksen diberikan di sini. Hanya ada permainan paduan batik dengan kain polos serta ploi di lengan juga belakang kemeja yang akan membuat pemakainya bisa bergerak lebih leluasa. Sebagai padanan ada cocktail dress dengan permainan ruffle di bagian turtle neck, atau dress yang berdesain A-line dan beraksen kerah turtle neck yang dimodifikasi dalam bentuk extra wide, ekstra lebar.

 

-----------------------

 

Kolaborasi Indah

MARNITI-MERRY Rusdy

Merry Rusdi, kelahiran Makassar 6 Januari ini pernah mengenyam pendidikan fashion di LPB Susan Budihardjo Semarang dan Esmodia Jakarta. Dalam kecintaannya kepada dunia mode, ia mengembangkan clothing line sendiri dengan brand sesuai namanya. Sedangkan Sumarni, kelahiran Adipala Cilacap, 3 April, yang pernah bersekolah di LBP Susan Budihardjo Semarang dan LPK LIE Cilacap, mengambil nama MARNITI sebagai brand.

Keduanya berkolaborasi, melahirkan karya-karya yang ready to wear, dari bahan batik maupun kain polos, yang bernapas kasual atau semi cocktail dress, dan yang pasti, memberikan jaminan kenyamanan kepada pemakainya.

"Kenyamanan adalah yang utama. Jadi dari pemilihan kain maupun teknik cutting, kami sangat mempertimbangkan hal tersebut," papar Sumarni.

Sumarni dan Merry tak pernah menambahkan aksen yang terlalu "berat" di dalam karya-karyanya. Semua keindahan, mereka ciptakan lewat guntingan kain yang manis, penambahan ruffle di tepian kain, atau permainan kerah yang membuat si pemakai bisa tampil beda.

"Kami menggunakan paduan dari dua atau tiga kain yang berbeda. Bisa batik dengan lurik, batik dengan linen, atau batik dengan denim," pungkas Merry.

 

Busana : MARNITI by Sumarni (Perum AFA Permai, Jalan AFA V No 4Y Semarang)

dan Merry Rusdy (Jatiluhur RT 04/ RW 05 No. 64 Jatingaleh Semarang)

Model : Melly, Dien Ahmad.

Make up dan hair do : Riska Lutfita.

Foto : Pitra Kurniawan

 

(Intan Esty)

© 2013 Tabloid Cempaka
Jl. Merak 11 Semarang Jawa Tengah. Telp. 3548118. Fax. 3545770
Email: redaksi@tabloidcempaka.com, iklan@tabloidcempaka.com