27 April 2015 | 12:15 wib | Cicip

Komunitas Kuliner Semarang

image

Testimoni dan rekomendasi kuliner dari berbagai tempat makan di seputar Kota Semarang dan sekitarnya dibagikan dalam bentuk unggahan (postingan), berisi foto makanan, informasi alamat, harga, hingga soal rasa

BERBICARA tentang kuliner pasti tidak ada habisnya. Istilah berburu kuliner kini makin tenar di masyarakat. Dan, keinginan berburu kuliner itulah yang menjadi salah satu dorongan pembentukan komunitas kuliner, khususnya di Kota Semarang.

Komunitas Kuliner Semarang merupakan grup yang dibentuk melalui media sosial Facebook pada 1 September 2014. Komunitas itu terbentuk sebagai wadah komunikasi warga Kota Semarang dan sekitarnya, terutama mengenai kuliner dari sudut pandang konsumen, sekaligus untuk menambah wawasan dan informasi kuliner antaranggota grup Kuliner Semarang. Cara komunikasi antaranggota memiliki format tersendiri. Testimoni dan rekomendasi kuliner dari berbagai tempat makan di seputar Kota Semarang dan sekitarnya dibagikan dalam bentuk unggahan (postingan), berisi foto makanan, informasi alamat, harga, hingga soal rasa. Bagi para penikmat kuliner, info yang dibarengi ilustrasi tampilan foto itu sangat membantu dan membangkitkan rasa ingin mencicipi kuliter tersebut.

''Review atau rekomendasi member grup ini bersifat netral dan apa adanya. Terlebih komentar muncul langsung dari para konsumen bukan berupa iklan suatu produk,'' ujar pendiri dan admin grup Kuliner Semarang, Kangmas Adinegoro.

Adinegoro menuturkan pengalaman kuliner anggota grup yang datang dan mencicipi kuliner baik di warung, rumah makan, restoran, maupun pegiat bisnis kuliner rumahan bisa langsung dituangkan dalam postingan Facebook. Dengan bantuan teknologi seperti kehadiran telepon seluler pintar memudahkan anggota langsung mengunggah makanan serta lokasi kuliner yang dikunjungi. Dalam praktik, omzet banyak tempat makan meningkat dan kualitas membaik setelah ada review dan rekomendasi dari Komunitas Kuliner Semarang.

Dalam perkembangan, karena forum begitu aktif dan menampilkan banyak info makanan dan minuman yang pasti menggugah selera, anggota Kuliner Semarang hingga Maret telah mencapai 24.000 anggota. Demi mendampingi keakraban antaranggota, selain Adinegoro ada enam admin lain. Mereka adalah Eko Icarus, Eka W Prasetya, Hastono Gemes, Verry Agus Hendrawan, Wayang Ardjona, serta Maya Daru. Merekalah yang mengawal komunitas itu.

Tak hanya berkomunikasi lewat Facebook, komunitas itu juga beberapa kali melakukan kopi darat. Cempaka mendapat kesempatan menghadiri salah satu acara kopi darat Kuliner Semarang di Soul Kithchen, Hotel Grand Edge, Semarang, Kamis (19/3) lalu. Setidaknya ratusan anggota yang tergabung dalam komunitas hadir. Seperti umumnya acara temu kangen, acara kopi darat itu bisa mempererat jalinan silaturahmi dan keakraban anggota yang sebelumnya hanya saling sapa di forum media sosial. 

(pitra kurniawan)

© 2013 Tabloid Cempaka
Jl. Merak 11 Semarang Jawa Tengah. Telp. 3548118. Fax. 3545770
Email: redaksi@tabloidcempaka.com, iklan@tabloidcempaka.com