04 April 2013 | 19:00 wib | Bingkai

Semua Hanya Untuk Sang Buah Hati

image
Foto : KL

SUDAH beberapa tahun ini, penyanyi Shanty menetap di Hong Kong. Bersama sang buah hati, ia  mengikuti  sang suami, Sebastian Paredes yang bekerja di sana.  Tak lagi sibuk menerima tawaran menyanyi, mantan VJ MTV ini mencoba menikmati waktunya dengan belajar tari. Shanty memang suka menari. Sebelum aktif menyanyi, ia pernah muncul sebagai penari latar di video klip grup vokal ME. "Saya belajar lagi semuanya, jazz, hip hop, latin, ballroom dance," ujarnya . 

Shanty tertarik menekuni tari lagi setelah bertemu dengan seorang instruktur yang cocok, yang membuatnya kembali semangat menggerakkan tubuh. "Saya menemukan guru yang saya cari selama ini. Semua gerakan saya dibenerin. Saya nggak menemukan yang seperti itu di Indonesia," katanya. 

Kepulangannya ke Tanah Air beberapa waktu lalu dalam rangka syuting iklan produk minuman berenergi. Ia memang sesekali masih menerima tawaran yang tak terlalu menyita waktu. Komitmen memprioritaskan keluarga membuatnya tegas menolak sejumlah tawaran menyanyi yang mampir. 

Hasrat menyanyi sebenarnya masih menggebu. Namun baginya, keluarga jauh lebih penting. "Nggak rasional saja kalau saya nyanyi lagi. Nggak mungkin bolak balik, lagipula saya sudah memilih untuk tinggal bersama keluarga di Hong Kong," katanya.   

Shanty berusaha menikmati pilihannya tanpa beban. Yang penting ia selalu dekat dengan keluarga. Tak heran jika ia selalu mengajak anaknya yang masih berusia 22 bulan dalam setiap aktivitas. "Untungnya dia enggak gampang rewel. Dia juga enggak bisa diam, harus terus gerak. Kalau ikut latihan nari, dia juga ikut gerak-gerak. Semua lagu anak-anak juga dia hapal meski masih cadel," ujarnya. 

 

Habiskan waktu

 

Shanti menceritakan, pengalamannya dalam  sebulan pertama bersama Arjuno.  Banyak kejadian menghebohkan dan membuatnya terkejut. Mantan VJ TV ini bahkan merasa tidak percaya diri apakah caranya sudah tepat dalam merawat si buah hati. Ia mengakui bahwa dirinya mengalami baby blues syndrome. Sempat dalam kurun waktu  dua setengah minggu, Shanty  menangis terus tanpa tahu sebabnya. ''Saya sempat menangis tanpa sebab.  Apa yang saya rasakan, hanya khawatir, dan khawatir," lanjutnya.

Shanty menganggap perasaan khawatir akan Arjuno merupakan hal yang wajar. Namun bila perasaan khawatirnya kembali muncul, sang suami kerap mengambil alih peran Shanty dalam merawat sang buah hati.

Kini, menjadi ibu rumah tangga muda membuat penyanyi Shanty sangat menikmati segala hal yang baru dalam keluarganya, terutama dengan si kecil, Arjuno Lucio Paredes yang tengah mengalami masa tumbuh kembang.Selama berada di Hong Kong, Shanty mengaku tak bisa berlama-lama meninggalkan putra pertamanya tersebut. Saat ingin menghabiskan waktu, Shanty pun memilih untuk bersama Juno, sapaan untuk anaknya. "Kebanyakan kegiatan sama Juno. Kalau keluar ya dua atau tiga jam doang, terus killing time bareng Juno," ujar Shanty 

Sudah hampir dua tahun, penyanyi Shanty menjalani kehidupan barunya di Hong Kong. Namun, meski sibuk mengurus buah hatinya, kata perempuan berusia 33 tahun itu, ia masih bisa melakukan kegemaran favoritnya, yakni berolahraga.

"Juno senang lihat burung dan air mancur di kolam dan lari-larian. Kalau saya nge-gym pas dia bobok. Baliknya dia bangun, terus main lagi sama Juno. Hong Kong itu enggak cuma mall, kegiatan outdoor-nya banyak banget di sana. Mau outbond ada, pantai juga dekat. Banyak juga kolam ikan besar di sana," papar Shanty. 

Dalam mendidik sang buah hati, Shanty sudah biasa bekerja sama dengan sang suami. Keduanya mengaku saling bantu di tengah pekerjaannya yang kadang tidak bisa diganggu."Sebastian itu sangat pengertian banget, dia mau ngurusin bayi dari mandiin karena itu sesuatu hal yang lumrah di keluarga kami," tegas Shanty. 

 

Ikuti jejak Shanty

 

Kini, Shanty mengaku  sudah sangat terbiasa dalam merawat putranya. Kehadiran Juno membuat Shanty sangat senang dan bahagia. "Juno ini anaknya lucu, banyak senyum, anaknya juga ramah, gampang ketawa. He is a happy baby. Kalau saya capek, lelah segala kalau sudah lihat dia pasti hilang semuanya," kata perempuan berwajah eksotis ini. 

Meski lelah dalam mengurus anak, namun wanita bernama lengkap Annisa Nurul Shanty Kusuma Wardhani  ini enggan bila harus menitipkan sang anak pada babysitter.

Ia takut anaknya menganggap babysitter sebagai ibu kandungnya. Karena itu, hingga saat ini urusan apapun menyangkut Juno, tetap Shanty sendiri yang menangani. 

''Saya enggak mau anak saya lebih dekat sama dengan nany (babysitter)," tegasnya

Sepertinya, tidak sia-sia keputusan Shanty untuk mundur dari dunia hiburan. Sebab, bakat seni Shanty ternyata mengalir ke Juno, darah sang buah hati. Shanty bercerita bahwa Juno sangat antusias saat melihat dirinya latihan menari."Dia sangat senang musik, kalau lihat saya latihan tari, dia ikut gerak. Kalau latihan salsa atau ballroom dance suka gerak-gerak sendiri. Nyanyi, dia semua lagu senang. Lagu anak-anak hafal walaupun masih cadel," ujarnya. Shanty benar-benar mencurahkan waktu untuk keluarga sejak menikah dan mempunyai anak. Shanty pun berharap bisa menambah momongan lagi, untuk mewarnai hari-harinya "Ingin tambah, jadi dua anak. Tapi kita enggak bisa ngatur, terserah Allah saja," ujarnya. 

(Pitra Kurniawan)

© 2013 Tabloid Cempaka
Jl. Merak 11 Semarang Jawa Tengah. Telp. 3548118. Fax. 3545770
Email: redaksi@tabloidcempaka.com, iklan@tabloidcempaka.com